setetes dirimu itu beracun
menghujam benak ingsun
didiamkan menjadi karat
lama – lama menjadi madat

berkelebat di dalam jidat
yang tak terasa kujilat
tertelan menjadi pekat
dalam mimpi yang singkat

telah berubah menjadi jerat
dalam jeram bertingkat-tingkat
yang selalu menyebar pikat
tentang suatu yang tak-padat

Aku memakinya, cialat!

Iklan