250px-antnebulaarp600pix.jpgSelamat tinggal Mbah Putri. Manusia sebagai makhlukNya hanya merupakan cerminan dari Sang Pencipta, gak punya “sinar” karena semuanya bersumber dariNya. Kita hanya merupakan pantulannya, merupakan ceminan dari ke Maha Besaran Tuhan, suatu ukuran dari yang paling kecil yang gak bisa diukur oleh ukuran2 jagad kosmis kita.

Semua yang di dunia ini fana, pasti akan musnah. Suatu siklus yang memang harus terjadi. Setiap makhlukNya pasti melalui garis tersebut, seperti sebuah perjalanan panjang kita hanya singgah sebentar untuk beistirahat. Berteduh sebentar untuk meneguk minuman sekedar pelepas dahaga buat kita melanjutkan perjalanan, tapi terkadang kita silau dan terpana melihat indahnya oase dengan airnya yang kemilau, mengundang kita untuk menikmati sejuk air tersebut sehingga lupa akan perjalanan kita. Beruntung beliau gak lupa akan perjalananya dan semoga saja kita semua juga selalu ingat akan perjalanan itu.

Andai kita adalah sebuah pelita, lilin dan bintang, pasti akan mengalami siklus itu. Sebelum terbakar habis, ia akan bersinar lebih terang sebentar, kemudian akhirnya memudar dan padam tapi nggak “mati” dia akan kembali melewati garis dan siklus2 ciptaaNya.

Iklan