standoff.jpgNggak tau lah kenapa gue, ingin nulis entri ini. Akhir2 ini gue dengenrin beberapa lagu2 koleksi gue yg lama. Ada beberapa lagu Indonesia yang menurut gue kontemplatif dan beberapa ada yang menurut gue artinya yang gak hanya di permukaan aja (dalam). Beberapa diantaranya misalnya Ungu, Dewa, dll. Apa sih menurut gue? apabila sebuah lagu dapat membuat kita sebagai manusia (hamba Allah) menjadi ingat kepadaNya duduk besimpuh dan menyadari betapa besarnya Allah dan betapa kecilnya kita manusia dibanding alam semesta ciptaannya. Gue mungkin akan mencoba mencoba menuliskan sebuah analogi tentang hal itu, bila mendengar sebuah lagu yang kontemplatif maka seaakan jantung kita dihujam oleh sesuatu yang tiba2 saja menyadarkan dan diiris – iris nurani kita untuk menyadarkan kita pada “kesadaran yang lebih tinggi” (halah!)

Kalo ngomongin dewa terus terang gak akan bisa dilepaskan dari pentolannya. Ya yang gue maksud Ahmad Dhani, orang ini memang pribadi unik kalau gak mau dibilang sombong. Bisa dikatakan sebelum dihinggapi apa yang diistilahkan Dhitos di situsnya kehidupan cinta diri yang berlebih (baca narsis). Dewa sempat meciptakan lagu yang kontemplatif diantaranya di eranya Ari Lasso. Lagu yang gue maksud tersebut diciptakan sekitar tahun 1998 (kalo gak salah) mungkin dipengaruhi oleh kondisi sosial dan politik Indonesia saat itu.

Hai Jibril, perkenankan aku
Melintasi dimensi waktumu
‘Tuk meraih dirimu dirimu

Reff :
Kaulah persembahan dari surga
Berilah aku setitik kuasanya
‘Tuk meraih kemenangan
Bagi yang berhak
Yang selalu dilindas – lindas
Tirani yang membawa namaNya

Bahwasanya mereka berkuasa
Diatas tangis dan sebuah kekalahan
Tapi Dia yang maha berkuasa
Back to Reff :

(Sebarkanlah burung ababil yang pernah turun ke dunia)
(Lemparkanlah batu api batu api dari neraka)
(Hujamkanlah semuanya kepada penguasa lalim)
(Hujamkanlah semuanya kepada penguasa lalim)
Back to Reff :

Lagu yang gue maksud adalah “Persembahan dari Surga” beberapa diskusi dan interpertrasi yang menarik dapat di lihat di forum kaskus Yah interpertasi tsb. mungkin khusus buat seorang muslim?, tapi menurut gue lagu tersebut memang mengambarkan sebuah kondisi kaum papa yang “selalu dilindas-lindas tirani yang membawa namaNya”.

gambar dari situs cnn

Iklan