s_hawking.jpg

Across the Universe – The Beatle

Words are flying out like
endless rain into a paper cup
They slither while they pass
They slip away across the universe
Pools of sorrow waves of joy
Are drifting thorough my open mind
Possessing and caressing me

Jai guru deva om
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world

Images of broken light
Which dance before me like a million eyes
That call me on and on across the universe
Thoughts meander like a restless wind inside a letter box
They tumble blindly as they make their way across the universe

Jai guru deva om
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world

Sounds of laughter shades of earth
Are ringing through my open views
Inciting and inviting me
Limitless undying love
Which shines around me like a million suns
It calls me on and on across the universe

Jai guru deva om
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Nothing’s gonna change my world
Jai guru deva
Jai guru deva

“Ayah…Ibu… kenapa kau bunuh aku, padahal aku masih hidup. Dan mungkin masih lama… kenapa?” seorang anak perempuan kecil yang bertanya pada Ayah Ibunya sambil memperlihatkan sebelah kakinya yang mengecil karena polio.

Percakapan itu mungkin hanya rekaan yang hanya ada didalam pikiran gue. Beberapa waktu yang lalu di Indonesia diributkan dengan banyaknya kasus lumpuh layu dan polio yang disebabkan oleh kurang gizi dan virus polio. Nggak gue nggak akan ngomongin masalah kurang gizi karena hal tersebut sudah banyak diomongin oleh stasiun tv, media massa,dll. Yang mau gue omongin adalah gimana nasib si anak yang mengalami penyakit tersebut.

Sebagian orang beranggapan bahwa, apabila seorang anak terserang polio maka (sebagian) orang berangapan habislah anak tersebut, dia gak punya masa depan, akan dijauhi oleh teman2, gak bisa sekolah, dan segala ungkapan yang pesimistik dan gak akan membantu si anak, gue ulangi NGGAK AKAN MEMBANTU.

Padahal sianak tersbut masih punya harapan, seandainya diberi kesempatan. Okelah.. mungkin karena kemiskinan keluarganya sehingga si anak gak akan bisa disekolahkan di SLB dsb.

Dari hal diatas tersebut ada yang mau gue katakan. WOOOI wake up man! anak ini masih hidup dan punya otak dan pikiran yang sehat. Dan semua itu gak bisa dibunuh begitu aja. Please beri dia kesempatan dan bantuan buat nerusin ‘mimpi’ yang dia punya nggak hanya dicekokin dengan segala hal pesimistis yang justru dilakukan oleh para ortu dan yang lainnya.
Jadi jangan ajari anak2 tersebut untuk ‘meratapi nasibnya’, toh anak tersebut mungkin juga gak ingin dikasihani dan masih punya semangat hidup yang mungkin lebih besar dari kita yang normal. Bahkan Stephen Hawking fisikawan terkenal dari Inggris itu pun hidup di atas korsi roda walaupun bukan karena penyakit polio. Kasus ini nggak hanya sebatas pada anak yang terkena polio tapi juga kasus2 lainya.

gambar dari situs ini

Iklan