Januari 2007


Edubuntu 6.06 LTS gw

Mayoritas komputer di dunia pake Microsoft Windows, walaupun gw gak tau berapa percentasenya. Tapi Microsoft dapat dikatakan merupakan Sistem Operasi yang memonopoli pasar Operating Sistem di dunia.

Tapi gw gak pedulli mungkin karena semangat ‘anti kemapanan’ atau mungkin ada sebagian orang yang nganggep make sistem operasi Linux merupakan sebuah perlawanan terhadap ‘kapitalisme’. Gw gak peduli yang penting gw merasa nyaman pake GNU/Linux atau orang lebih suka dengan nyebutnya Linux aja.

Apa sih Linux itu? Well mungkin sudah banyak dibahas, Linux adalah sebuah Sistem Operasi yang diciptakan oleh Linux Tovalds seorang mahasiswa Universitas Helsinki. Pada tahun 1991 Linux Tovalds sedang mempelajari MINIX, sebuah mini Operating System yang menyerupai UNIX. MINIX beroperasi di atas Intel 386. Tidak puas dengan limitasi yang terdapat pada MINIX, Linus menciptakan OS baru dengan inspirasi dari buku “The Design of The Unix Operating System” karangan Maurice Bach (Prentis Hall, 1986). Linux akhirnya disebarkan secara gratis di Internet beserta source codenya, kemudian Linux dikembangkan dengan bantuan banyak programer dan paker UNIX di Internet sampai saat ini.

Pada awal gw tertarik Linux yang merupakan Unix clone, adalah karena pada waktu kecil gw pernah denger sebuah sistem operasi selain DOS dan Windows 3.1 yang diklaim lebih ‘powerfull’ yaitu UNIX. Sistem UNIX ini dikenal multiuser, multitasking, dsb tapi jarang digunakan oleh orang biasa karena memerlukan mesin khusus dan sangat mahal.

Nah setelah beberapa tahun kemudian gw denger tentang sebuah sistem operasi UNIX clone yang ‘gratis’, ‘open source’? (pada waktu itu gw belum begitu paham tentang open source) dan dikalaim ‘powerfull’ sebagai sebuah alternatif dari sistem operasi komersial yang ada setelah membaca tabloid Komputek (Jawa Pos Group) dan membaca beberapa artikel di majalah komputer.

Linux yang di katakan dikerjakan dan dibuat oleh banyak orang yang bekerja sama melalui jaringan internet ini juga menarik perhatian gw. Kesannya Linux merupakan suatu sistem operasi yang ‘demokratis’ karena merupakan kumpulan sekian banyak pikiran manusia yang dikolaborasikan melalui internet untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi sesama.

Baiklah pertama kali menginstall Linux adalah distro RedHat 6.0 bonus dari sebuah buku yg gw beli di Gramedia. Di CD RedHat 6.0 itu akhirnya kuinstall, didalamnya ternyata cukup lengkap, sudah termasuk KDE 2, Gnome tapi window manager yang paling gw suka adalah AfterStep.

Begitulah pengalaman awal gw memakai Linux, akhirnya setelah berganti2 distro dan mencoba berbagai macam disto Linux akhirnya distro Linux yang gw pakai saat ini adalah Edubuntu 6.06 LTS yang Cdnya gw dapet dari internet secara gratis ( http://shipit.edubuntu.org ).

Dan keliatanya Linux akan semakin ‘matang’ dan asik buat digunakan di komputer desktop, laptop dan server setiap orang menurutku. Misalnya apabila kamu mengenal Linux dan user interfacenya sudah sejak dulu mungkin akan mengerti gimana perkembangan yang pesat dari user interface di Linux, KDE dan Gnome. Dan kalau melihat user interface Linux saat ini gw nganggep Linux sudah semakin matang dan dewasa karena mempunya style sendiri yg dapat disejajarin bahkan lebih baik dari user interface OS lain seperti Mac dan Windows (XP dan juga Vista).

Apa yg gw harepin bahwa di masa depan Linux dapat lebih banyak digunakan lagi dan tentu saja harus tetap membumi karena Linux diciptakan suatu komunitas tentu saja harus mengerti akan kebutuhan lokal karena tersedianya source code menyebabkan Linux dapat diubah sesuai dengan kamauan kita.

Dan akhirnya kesan yg ditimbulkan bahwa Linux sulit atau Linux hanya spesial buat para geek adalah anggapan yg gak bener. Dengan melihat banyaknya distro Linux sekarang yang sangat mudah buat diinstall. Dan bahkan dapat dijalankan langsung tanpa diinstall ke harddisk seperti bayak distro yang installernya dapat berfungsi juga sebagai Live CD adalah satu kelebihan dari Linux yang gak terdapat di OS lainnya.

Saran gw bagi yang mau mencoba Linux mulailah dengan membeli sebuah distro Live CD misalnya: Knopix, PCLinuxOS, dll dan coba mejalankanya di komputer kamu. Selamat mencoba Linux!

gambar screenshoot linux dari OSDir.com screenshoot linux gw Edubuntu 6.06 LTS

 

 

Padi - Lain Dunia (foto dari id.wikipedia.com)

Ini merupakan album pertama dari Padi. Album ini merupakan album yang kuanggap classic dan harus punya, dulu gw punya albumnya tapi entah kemana sekarang hilang untuk masih punya ‘cadangannya’. Di Album ini Padi masih belum terserang ‘virus’ lirik2 yang ‘ngepop’? atau mencoba ciptain lagu yg ngikutin pasar?, mereka tampaknya pada waktu lagi enjoy mainin music mereka, yang menurut mereka banyak dipengaruhi U2.Di album ini mereka memainkan musik yang simple dengan cord gitar yang simple yang lebih banyak ditambahi drive2 dan efect gitar dari piyu yang unik agaknya malah menambah sound2 di album pertama Padi ini jadi makin kaya dan membuatnya jadi catchy dan enak buat didengar berkali2.

Gw rekomendasikan ini album didengerin kalo lo lagi sedang dalam perjalanan sendirian atau lo lagi belajar dan lagi gak ingin di ganggu coba kamu dengerin lagu – lagu di album ini. Atau kalau kamu lagi menulis sesuatu sambil memandang rintik hujan dijendela kamu sambil detemani kopi hangat dan dengerin lagunya akan menambah ‘hangat’ jiwa kamu. (halah apa tho iki :p)

Padi personil: Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bass), Yoyok (drum).

Track Listing

1. Bidadari

2. Demi Cinta

3. Sudahlah….!

4. Beri Aku Arti

5. Terlanjur

6. Begitu Indah

7. Mahadewi

8. Disini Tanpamu

9. Seperti Kekasihku

10. Sobat

Gak tahu kenapa suka grup ini. Walaupun grup ini (Do As Infinity) sudah bubar. DAI ini lagunya dibikin buat banyak soundtrack anime misanya Inuyasha. Ini salah satu lagu yang gw suka.


Yesterday & Today
“Break of Dawn”

Do As Infinity

Dear friends, so long
Wasurenai kurikaesu deai no naka chiisana kizuato wo
Ryoute ni kakaeteru bokura samayou bakari
Kono hateshinai sekai wo mitsumeru tabibito yo

It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart
It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart

Kodoku to iu kane no ne ga inori no kotoba wo sasou
Sugisaru genjitsu to yasashiku ikizuku asu wa
Anata no subete yurusu deshou mayou koto wa nai
Arukidasou

It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart
It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart

Samayou bakari hikari mezashi arukitsuzuketeru tabibito yo

Ai shita tomo yo chikara nakushitemo
Kake nukeyou konna jidai wo
Itoshii hito yo yagate tagai ni
Kono machi ni towa wo sakasou
Soshite watashi wa itsu no hi ka mata
Utau darou tabi datsu darou
La la la la

*****************************

Dear friends, so long
In those unforgettable encounters
We used both hands to hug our wounds, Wandering eternally
Attending that limited world, The travelers

It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart
It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart

The crime called solitude, They induce sounds of prayers
The reality that became last, And the soft sighs of the tomorrow
Believing that that will forgive him, There is no need to feel perplexed
You just need to proceed in front

It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart
It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart

Wandering eternally, Walking towards the light, The travelers

Dear friends,
Even if don’t have the energy
We still have to cross that phase, Bravely
To love, mutually, Leave the eternity to bloom in that city
It is then one day maybe we will sing together again,
Beginning one more day
La… la… la…

Edubuntu gw

lihat gambar besarnya

Screenshoot Edubuntu saya Edubuntu 6.06 LTS

Edubuntu Gw

Lihat gambar besarnya

Ini juga :p

Maklum bingung mau nulis apa :p

CupumanikSudah sekitar sepeluh tahun atau lebih setelah eranya Grunge and Alternative dari Nirvana, Soundgarden, Bush, Live, Silverchair, Stone Temple Pilots, Smashing Pumpkin, dll berlalu. Gw kangen dengan masanya rock yang melodius dengan chord – chord gitar yang minor kandang malah nyeleheh, musik yang ‘berisik’(Nirvana, Sonic Youth), kadang ‘psyco’, lirik2nya yang muram dan cara nyanyi bergumam atau seperti orang ‘berkumur’ (Bush, Nirvana, Pearl Jam, dll). Yes I miss Seatle sound, di Indonesiapun di era itu banyak juga tumbuh band2 yang berkiblat pada seatle sound diantaranya yang gw tau Plastik yang sudah bubar. Walaupun gw seneng juga sama band modern rock dan post grugre, misalnya kaya’ Hoobastank, Muse, dll. Pada initnya gw dengerin banyak genre musik termasuk juga britpop dari eranya Radiohead, Pulp, Suede sampai Keane.

Tapi tetap aja gw kangen dengan sound2 melodius dan lirik2 muram seatle sound, sampai tiba2 saja gw denger sebuah band yang membuat gw tertarik. Cupumanik, yeah band asal Bandung ini sebenarnya udah agak lama 1996 ddirikan oleh che, dony, iyak, sq dan rama. Pada awalnya mereka hanya membawakan lagu dari band – band Stone Temple Pilots, Pearl Jam and Soundgarden sampai akhirnya mereka memutuskan untuk mulai menulis lagu mereka sendiri. By 1999 they had put together enough material to start playing shows around their hometown in West Java.

“LOVE, LIVE and EMPHATY, menjadi jargon yang mereprentasikan attitude Cupumanik. Love, menggariskan setiap aksi yang dilakukan. Live, live performance yang membuat tetap hidup. Dan Emphaty, selalu berbagi dan merasakan apa yang dirasakan sesama. Keterbukaan alam pikir ini membuat mereka berbeda dari sahabat-sahabatnya. Ungkapan rasa kemanusiaan digambarkan musik dan lirik mereka. Empati pada kehidupan yang melirih pada lagu ‘hidup’ mereka. Dinamakan Emphaty Rock.
Musik Emphaty Rock Cupumanik melukiskan nada-nada sedih, digambarkan chord gitar minor berlapis yang signifikan. Aransemen yang tidak biasa dan rumit, terdengar meloncat-loncat namun harmonis. Rock melankoli ini hampir menyamakan sentuhan Tool atau bahkan A Perfect Circle. Dan juga terinfluens musik rock 90’an yang banyak berdomisili di Seatle.”

Walaupun munkin gak bisa disebut grunge?, tapi warna musik grunge masih keliatan di lagu2 mereka. Terus terang gw tertarik sama band ini setelah lihat clip kedua mereka “Bukan saat ini”, bisa dilihat di myspace mereka http://www.myspace.com/cupumanik . Dan tentu saja tulisan ini subjektif dan menurut pikiran gw aja, feel free kalo ada yang kurang setuju atau mau nambahin silahkan comments, thx 🙂

Band Members : Che (Vocal), Iyak (Bass), Sq (Guitar), Rama (Guitar), Dony (Drum)

Lihat Video

Download mp3

jomblo011.jpgGw melakuakan sesuatu yang memalukan, hal tersebut adalah menuliskan sesuatu yang akan ngungkapin betapa bodohnya gw. Betapa bodohnya aku karena telah menulis sesuatu komentar yang sangat2 bodoh yang menyebabkan seseorang (cewek) tersebut sampai menghapus entri blognya (benar2 menyedihkan). Kedua menuliskan sesuatu yang bodoh pada sebuah forum diskusi tanpa berpikir panjang bahwa ternyata forum tersebut gak bisa dihapus (stupid!).

Apa sih yang gw maksud dengan tindakan bodoh? Ini pengambaran gw tentang kebodohan gw. Temen2 sudah liat film Jomblo? sumpah film itu lucu banget bikin gw ngakak. Walaupun mungkin ada sebagian orang yang gak suka film ini ya…(gw maklum). Di adegan awal2 ada adegan dimana Agus mau kenalan sama bekas temen SMPnya yang dulu Rita . Nah setelah berbasa – basi nih cewek ahirnya nanya (kalau gak salah) setelah si Ringgo nanya sama cewek tersebut ada keperluan/beli apa di toko tsb. Si cewek bilang (kalo gak salah) lagi beli keperluan buat ponakannya. Lha si cewek balik nanya “lho a’ak disini lagi ngapain?”. Dengan Lugunya si Agus ini berkata “Ini” sambil spontan dan lugunya nunjukin barang yang dibelinya yang ternyata pesanan Tetehnya………..

ps:lagi2 blog iki isine goublok tenan mencerminkan orangnya yang go……..

dalam kenang kasihmu…

kenangan indah gak akan terhapus

belai lembutmu

 


kepedihan itu,

buat esok masih disitu

rasa hampa


 

keinginan.

Tuk melanjutkan,

perjalanan ini..


 

kenangan akan

kasihmu

lembutmu menaungiku


 

sejenak

ingin kurasakan

rasa ini


 

sampai bayangmu

hilang berbekas

dihatiku

inspirasi dari Alter Bridge – In Loving memory

Laman Berikutnya »